Menjadi orang terkenal, apapun bisa menghasilkan uang. Inilah yang sedang
banyak terjadi di negara kita ini. Banyak artis yang menggunakan jurus aji
mumpung untuk menghasilkan uang. Mumpung masih terkenal, semua bidang dirambah.
Banyak artis sinetron mencoba dunia tarik suara walaupun suaranya bisa dikatakan
pas-pasan atau malah ada yang fals. Tapi, karena terkenal, maka albumnya bisa
meledek. Atau sebaliknya, seorang penyanyi mencoba dunia acting, walaupun
aktingnya pas-pasan, karena dia terkenal, maka filmnya laris. Atau yang lebih
ironis, seorang anak kecil disuruh untuk main film dan mengorbankan waktu
bermain untuk menghasilkan uang. Ada juga para penyanyi top yang membentuk band
untuk anak mereka walaupun belum memiliki kewajiban untuk mencari uang. Saya
bukannya iri kepada mereka sehingga menulis artikel ini. Tapi, ini terlihat
bahwa mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan uang. Karena, kalau sudah
terkenal, maka banyak produser yang akan melirik mereka dan mengontrak mereka.
Sementara untuk yang memiliki bakat yang bisa dikatakan bagus, harus menunggu
giliran dan juga harus melalui seleksi yang ketat. Ini tentunya akan membuat
orang-orang yang benar-benar memiliki bakat bagus terbuang percuma. Dan
akhirnya, dunia keartisan hanya didominasi oleh orang-orang tertentu dan juga
kerabat mereka. Terus, kapan giliran mereka yang memiliki bakat hebat untuk
tampil? Jawabannya adalah, saat para artis yang terkenal itu sudah tidak
terkenal lagi. Tentu saja ini akan selalu terjadi entah sampai kapan.