Banyak teror yang terjadi kembali setelah ledakan dua bom di Mega Kuningan. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan keadaan ini untuk melakukan teror. Mereka melakukannya melalui telepon dan sms ke nomor layanan pelanggan dan juga nomor penjaga keamanan. Sasarannya adalah bank, hotel, perkantoran, bahkan sekolah. Hal ini membuat semua orang panik dan juga polisi sibuk. Dan hasil dari pencarian bom dari teror yang dilakukan orang yang tak bertanggung jawab ini nihil alias tidak ada bom. Dari sejumlah pelaku yang ditangkap, mereka mengaku hanya iseng. Tapi, dari ulah iseng ini, mereka telah membuat banyak orang panik dan juga sibuk. Apakah ini adalah salah satu ciri warga negara yang baik? Kebijakan dari provider-provider seluler yang mengijinkan pelanggan mendaftarkan nomor mereka dengan keterangan palsu, membuat pelaku teror ini dengan mudah mengganti nomor setelah melakukan teror. Sampai kapankah ini akan terjadi? Kapankah bangsa kita akan hidup dengan tenang dan damai?