Ini hanyalah sebuah perjalanan dadakan dan juga tanpa persiapan matang yang saya lakukan sendiri. Namun, sangat berkesan dan juga membuat saya semakin bertambah ilmu. Perjalanan singkat yang saya lakukan untuk mengunjungi sahabat blogger dan juga Plurker dari Magelang, Kang Ciwir sang pemilik Kaum Biasa, serta Pak Dhe Suryaden, sang Demang Joglo Abang. Perjalanan yang saya awali dari Magelang, dan berakhir di Joglo Abang. Perjalanan ini saya lakukan selama kurang dari 2 hari, karena saya tidak mempersiapkan diri dengan matang dalam perjalanan ini.
Perjalanan ini saya awali di kota Magelang. Dengan modal secukupnya, saya berangkat dari rumah menggunakan bus odong-odong dan harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam lebih untuk sampai di Magelang. Kendala dari bus odong-odong adalah jalannya yang sangat lambat dan juga terlalu banyak ngetem. Sebelum melakukan perjalanan, saya mencoba untuk nembak kata kunci video mesum luna maya dan ariel, video mesum cut tari dan ariel. Karena saya baru kali ini melakukan tembak keyword atau kata kunci, membuat blog yang biasanya hanya dikunjungi oleh 300 orang per hari, kini bisa menjadi 1600 pada hari itu. Karena tidak direstui, blog Jimbun Punya ini sempat 2 kali error 403 forbidden. Wah, ternyata blog ini memang tidak boleh saya gunakan untuk nembak kata kunci saru seperti download video mesum ariel dan cut tari, atau download video ariel dan luna maya. Karena saya ingin memberikan kenyamanan kepada pengunjung, maka saya berusaha untuk membuat blog ini bisa diakses kembali. Dalam perjalanan menuju Magelang, saya melakukan chat dengan pihak hosting untuk mengaktifkan kembali blog saya.

Setelah melakukan perjalanan selama lebih dari 3 jam, akhirnya saya sampai di Magelang. Dijeput sendiri oleh Kang Ciwir di Terminal Bus Tidar Magelang, saya menuju kantor Kang Ciwir untuk transit sesaat. Semua itu karena anak Kang Ciwir yang pertama, Rama, belum tidur dan juga dilarang merokok dirumah kang Ciwir. Setelah Rama tidur, saya diantar menuju rumahnya. Saat dirumah kang Ciwir, kami mengobrol berbagai macam topik. Mulai dari Sosial, Politik, Blogging, hingga Linux. Wah, bisa sharing Linux dengan salah satu master Linux yang telah membuat saya menggunakan Linux sangat berkesan untuk saya. Berbagai topik pembicaraan tentang sosial juga cukup menarik. Mulai dari genderang perang yang telah ditabuh oleh pemerintah karena ingin menaikkan harga BBM, kemudian pengalihan perhatian masyarakat tentang dana aspirasi rakyat dengan video mesum ariel dan luna maya, serta ariel dan cut tari, hingga masalah export manusia dari Indonesia yang bekerja sebagai pembantu. Obrolan ini berakhir pada pukul 00.30 WIB karena saya mengantuk. Selain itu, pada pagi harinya kami juga harus melakukan perjalanan ke Joglo Abang.

Saya dan Rama
Saya dan Rama

Saya sempat mengabadikan beberapa momen saat saya bermain dengan Rama. Karena ini adalah pertemuan pertama kalinya dengan anak Kang Ciwir, maka cukup sulit juga mendapatkan foto yang pas saat Rama mau duduk dengan saya. Baru saya tahu kalau Rama itu ternyata cukup narsis juga. Terbukti saat dia sedang asyik bermain, dan saat akan saya foto, ternyata Rama langsung diam agar bisa saya ambil gambarnya.

Setelah istirahat semalaman dan juga beberapa jam pada pagi harinya, maka pada sekitar pukul 9 lebih, kami melakukan perjalanan ke Joglo Abang. Melalui jalur alternatif Magelang-Jogja, saya sempat mengabadikan momen saat saya mampir ke Candi Mendut.

Saya di Candi Mendut
Saya di Candi Mendut

Walaupun hanya mampir sebentar di Candi Mendut untuk berfoto, namun cukup memberikan kesan bahwa Magelang bisa saya jadikan sebagai salah satu kota wisata yang kemungkinan akan sering saya kunjungi walaupun tidak dalam waktu dekat ini. Terlebih lagi, Kang Ciwir mengatakan kepada saya bahwa banyak sekali objek wisata di Magelang yang belum dijamah oleh pemerintah daerah. O ya, pada jalan Kabupaten Magelang yang saya lalui, sangat sepi, karena pusat industri tidak diletakkan di sekitar daerah Kabupaten. Sangat berbeda dengan kota kecil yang saya huni, Purwokerto.

Perjalanan menuju Joglo Abang melalui jalur alternatif yang cukup lengang, karena masih jarang pengendara yang melintasi jalan tersebut. Setelah melakukan perjalanan selama beberapa saat, diselingi dengan obrolan tentang acara pelatihan batik yang harus saya ikuti selama 10 hari, jika saya ingin belajar, atau sharing tentang batik yang hanya bisa dilakukan pada sore hari atau hari minggu saja, membuat saya semakin tertarik untuk bisa mengetahui lebih banyak tentang pelatihan batik yang ada di Magelang. Sesampainya di Joglo Abang, saya dan kang Ciwir harus menunggu beberapa saat untuk bertemu dengan Pak Dhe Suryaden. Ini adalah pertemuan kedua saya, karena pertemuan pertama kalinya saat Amprokan Blogger 2010 di Bekasi.

Di Joglo Abang, saya mengobrol cukup banyak tentang Sosial, blogging, linux, hingga monetize blog. Diselingi dengan candaan seperti pada saat pertama kalinya saya terjebak dalam Sekte Saru, gara-gara Duku. Sayang sekali saya tidak bisa mengabadikan momen saat berada di Joglo Abang karena handphone yang saya gunakan tenaga baterenya habis. Niatnya saya ingin menginap di Joglo Abang, namun karena Pak Dhe Suryaden tidak enak badan, akhirnya saya putuskan untuk berjalan-jalan di Malioboro. Pak Dhe Suryaden pesan kepada saya, jika ingin kembali ke Joglo Abang, saya hubungi beliau. Sambil menunggu Senoaji alias Plendhus yang sedang di Kulon Progo, saya berkeliling di Malioboro. Sesuai pesan Pak Dhe Suryaden, saya menghubungi beliau setelah saya selesai jalan-jalan tanpa membeli sesuatu karena niat saya hanya jalan-jalan, bukan berbelanja. Namun tidak ada jawaban dari beliau. Saya hubungi Senoaji, ternyata kelelahan setelah pulang dari Kulon Progo dan dijawab oleh istrinya bahwa Senoaji tidur. Wah, bakalan sepi kalau saya di Joglo Abang. Terlebih lagi handphone saya mati. Akhirnya saya putuskan untuk kembali ke Banyumas. Dengan modal nekad membuka laptop didepan umum untuk berpamitan melalui Plurk karena handphone saya mati.

Beberapa catatan yang akan selalu saya ingat adalah:

  1. Jangan bepergian menggunakan kendaraan umum jika memang tidak memiliki persiapan yang matang
  2. Siapkan betere cadangan untuk antisipasi handphone mati karena kehabisan daya
  3. Siapkan dana dan juga fisik jika berniat untuk berjalan-jalan keliling kota Magelang dan Jogja.

Cukup sekian dulu catatan perjalanan singkat saya. Mungkin saya akan melakukan perjalanan untuk mengunjungi blogger lain lagi setelah saya mempersiapkan diri dengan matang. Terima kasih untuk Kang Ciwir dan Pak Dhe Suryaden. Maaf telah merepotkan. Salam dari Bawor Blogger.

Kang Ciwir dan Rama
Kang Ciwir dan Rama

Incoming search terms for the article:

abang mematat cut tari