Perlukah Handphone untuk anak SD
Pada perkemabangan zaman saat ini, handphone adalah suatu alat komunikasi yang bisa dikatakan wajib untuk kita miliki. Mulai dari SMS, MMS, EMS, telepon, video call, hingga email. Bahkan saat ini banyak sekali model dan type handphone yang beredar dipasaran. Mulai dari handphone low end, hingga handphone high end yang memiliki fitur yang tentunya sesuai dengan harganya. Berbagai provider handphone berlomba-lomba menarik konsumen mereka dengan berbagai fitur, kemudahan, dan juga harga yang tentunya bersaing. Bahkan, handphone cina yang cukup murah, bisa menyuguhkan berbagai macam fitur yang tentunya cukup menggiurkan. Namun, apakah kita perlu memberikan handphone kepada anak-anak SD atau bahkan anak-anak TK? Karena saat ini banyak sekali orang tua yang memberikan alat komunikasi tersebut kepada anak-anak mereka yang masih duduk di bangku sekolah dasar atau bahkan Taman Kanak-kanak.
Menurut saya yang terbiasa hidup dengan kesederhanaan dari kecil, pemberian handphone kepada anak SD atau bahkan TK sangatlah tidak perlu. Beberapa alasan saya mungkin bisa menjadi sebuah alasan mengapa saya bisa mengatakan bahwa pemberian handphone kepada anak-anak SD atau TK itu tidak perlu. Berikut ini beberapa alasan saya:
- Kemungkinan untuk mengundang kejahatan akan semakin besar. Saat ini banyak sekali orang-orang yang berusaha untuk mendapatkan sesuatu dengan jalan pintas, termasuk mencuri atau merampok. Terlebih lagi saat ini keadaan ekonomi yang semakin sulit.
- Gaya hidup yang berlebihan seperti itu, tentu saja akan mengundang diskriminasi dan juga kesenjangan sosial yang semakin lebar.
- Pergaulan bebas yang tentunya tidak diketahui oleh orang tua. Karena saat ini handphone yang beredar di pasaran, rata-rata memiliki fitur yang cukup menggiurkan dan juga bisa dikatakan high tech.
Dari alasan-alasan diatas, mungkin orang tua anak-anak tersebut masih bisa menyangkal. Alasan mereka membelikan handphone tersebut adalah untuk berkomunikasi. Namun untuk anak-anak SD atau bahkan TK, perlukah alat komunikasi canggih seperti ini kita berikan? Mengingat pergaulan mereka masih perlu dan harus dibawah perhatian kita sebagai orang tua. Walaupun saya sendiri belum memiliki anak, namun perkembangan zaman kini telah membuat saya semakin prihatin. Apalagi jika anak-anak tersebut meniru gaya dari idola mereka yang ada didalam Sinetron. Karena saat ini, sangat jarang acara televisi yang benar-benar mendidik anak-anak. Kebanyakan adalah acara-acara sinetron.
Entah kapan acara-acara pendidikan anak akan kembali ditayangkan di televisi. Acara musik anak-anak juga tidak pernah menayangkan lagu-lagu anak yang seharusnya mereka nyanyikan atau mereka dengar. Lagu-lagu tentang CINTA, PERSELINGKUHAN, atau LAGU PATAH HATI, merupakan lagu-lagu yang seringkali anak-anak zaman kini nyanyikan. Semoga saja negeri ini bisa kembali normal. Namun entah kapan itu semua akan terjadi. Mungkin saat Indonesia kembali ke zaman batu, kehidupan negeri kita ini akan kembali normal.
Related posts:
- Masih adakah lagu yang cocok untuk anak-anak? Saat saya dulu masih kecil, sering sekali saya membeli kaset...
- Memilih bahasa untuk anak Memilih bahasa untuk anak sangatlah penting. Terlebih jika anda tinggal...
- Susah jadi anak indigo Menjadi anak indigo tidaklah mudah. Karena tidak semua orang mau...
- Mengatasnamakan disiplin untuk melakukan kekerasan Kedisiplinan dalam dunia pendidikan adalah hal yang sangat wajib. Tidak...
- Budayaku sayang, kini hampir punah Indonesia adalah negara yang memiliki kebudayaan yang beraneka ragam. Bahkan...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Aku duwe hape 2 tahun setelah makaryo…..
[Reply]
Estiko Reply:
June 23rd, 2010 at 16:48
@PROfijo, lha aku, ngenteni tabunganku akeh sit. maklum, rung makaryo
[Reply]
mungkin perlu untuk jaga2 kalo dijemputnya telat
tapi juga nggak terlalu perlu bangetz
ciwir´s last blog ..Emoticon Plurk Di Blog Ini
[Reply]
setuju
selain itu peredaran video porno melalui hp juga begitu mudahnya, maka dari itu mencegah lebih baik.
[Reply]
yup setuju banget tuh, belum terlalu perlu lah anak SD atau TK bawa handphone. lagi pula kalau mau menjemput toh bisa saja menghubungi gurunya atau sekolahan. apalagi sekarang musim penculikan anak hiiyyy serem
‘Ne´s last blog ..Pertanyaan Untuk Cinta
[Reply]
aih… biarlah anak sd bersuka dong.. itu kan cuman gadget aja
suryaden´s last blog ..frozen 
[Reply]
neorenggana Reply:
June 23rd, 2010 at 15:58
@suryaden,
[Reply]
Estiko Reply:
June 23rd, 2010 at 16:47
@suryaden,
mesti iki salah sijine wong tua sing wenehi anake sing je SD handphone
[Reply]
gadgetboi Reply:
June 24th, 2010 at 08:24
@suryaden,
juga …
gadgetboi´s last blog ..FOKE YOU, Jakarta!!!
[Reply]
anak-anak saya rasa belum tepat, begitupun dengan barang2 berharga lainnya. kejahatan terjadi salah satunya karena ada kesempatan..
[Reply]
untuk anak saya yang masih SD, saya kasih gadget standar telepon & sms… untuk yang sudah SMP, mintaknya yang ada browsernya…
Andy MSE´s last blog ..Protected: Musim Liburan – Musim Sunatan (paswd: titit) 
[Reply]
Anakku Teka malah wis ngrewes njaluk hengpon piye jal?
xitalho´s last blog ..Indonesia Ikut Piala Dunia 
[Reply]
Imbasnya jika punya banyak keponakan atau sepupu yang masih duduk dibangku SD/SMP “Mas isiin pulsa ya?”
Acara Cerdas Cermat harusnya lebih di galakkan lagi di media Televisi negeri ini.
agung´s last blog ..Mengambil kiriman CD Ubuntu Lucid Lynx di kantor pos
[Reply]
[...] Estiko juragan emping [...]
anak sekecil itu saya pikir belum saatnya diberi fasilitas yang segitu wahnya
SEOnesia´s last blog ..ArenaBetting.com dukung fair play FIFA world cup AFSEL 2010
[Reply]
setuju sama mas andy, perlunya hanya sebatas SMS dan telephon doank!
jadi beliin yang 200 samapai 5oo ribu ajah … jangan yang canggih-cangih … emang mau twitter-twitteran
asal bisa nulis sms medan enggak jadi madiun*iklan anang
* udah bagus kok (peace)
gadgetboi´s last blog ..Ternyata sudah bisa toh?! …
[Reply]
[...] Estiko juragan emping [...]
Jangan-jangan itu hanya persaingan gengsi-gengsian diantara orang tua siswa?
sebaiknya memang berikan yang standar saja, yakni buat sms dan telepon saja.
apalagi kalau memang sudah ada penjemputan, rasanya tidak perlu hal demikian.
[Reply]
sebaiknya jangan dulu ah
Pencerah´s last blog ..The Lawang Sewu
[Reply]
ojo meneh SD…, SMP wae urung pantes kok sakjane…
itempoeti´s last blog ..Satu Lagi Skandal Bank Indonesia, Kasus Suap Pencetakan Uang pecahan Rp 100 Ribu
[Reply]
Bener sekali, sangat tidak perlu..:-)
Dengan adanya hp anak2 malah malas belajar dan sering smsan terus..hiks:-(
ulfa´s last blog ..Pesona Gelang Amethyst dan Tiger Eye
[Reply]
ga perlu
septiandeni´s last blog ..MALING UANG RAKYAT DIAMPUNI MALING AYAM MATI
[Reply]