Sebagai seorang blogger dari desa, tentunya saya ingin menyampaikan apa yang saya tulis di blog saya ini, agar bisa membuat betah pengunjung. Selain fitur blog yang saya usahakan tidak berlebihan, seperti larangan klik kanan, bahasa penyampaian dalam tulisan juga penting bagi saya. Saya berusaha untuk menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh para pengunjung blog saya. Saya sadar, kalau saya hanyalah seorang blogger dari desa. Sehingga saya tidak mengerti apa itu bahasa gaul atau gawul. Sehingga, jika saya menemukan sebuah blog yang menggunakan bahasa gawul didalam tulisannya, maka saya lebih suka menutup tab browser saya yang berisi blog tersebut, tanpa meninggalkan komentar.

Penggunaan bahasa yang mudah dipahami oleh para pengunjung blog saya ini, adalah hal yang paling penting. Walaupun bahasa yang saya gunakan terkadang sedikit keluar dari tatanan bahasa baku, namun saya tahu banyak orang pasti bisa memahaminya. Seperti blog Pak Andy MSE yang selalu menggunakan bahasa baku dan diselingi dengan bahasa jawa atau bahasa lainnya, namun tetap bisa dipahami oleh para pengunjungnya, termasuk saya.

Namun, jika saya menemukan sebuah blog yang saya anggap terlalu berlebihan dalam penyampaiannya, seperti menggunakan bahasa gawul yang berujung pada alay (atau apa istilah gawul lainnya), maka saya merasa tidak betah untuk mengunjunginya lagi. Semua ini karena saya tidak paham dengan bahasa gaul atau gawul anak muda sekarang. Ataupun, bahasa baku yang seringkali disimpangkan seperti komentar, enjadi komeng, atau lainnya. Karena bahasa penulisan, menurut saya adalah salah satu hal yang bisa membuat para pengunjung betah. Terlebih lagi, jika blog tersebut berisi tentang ilmu yang banyak dicari oleh pengguna internet. Tidak semua pengunjung blog kita adalah blogger-blogger ataupun anak muda yang gaul. Namun, banyak pula pengunjung blog kita yang berasal dari orang tua atau anak-anak yang tidak mengerti bahasa gaul.

Intinya, kita sebagai blogger yang sering membagikan ilmu ataupun informasi tentang dunia internet, paling tidak harus bisa memberikan kenyamanan kepada para pengunjung blog kita, salah satunya adalah dengan bahasa penulisan yang tidak terlalu berlebihan. Namun semua itu saya kembalikan kepada para blogger lain. Karena, saya sendiri hanyalah seorang blogger yang berasal dari desa.