Melanjutkan keaktifan blog adalah hal yang sangat penting, dengan cara mengupdatenya. Karena saat ini saya ingin mengupdate kembali blog ini, maka saya akan mengawalinya dengan sebuah wisata kuliner khas dari saya. Kali ini, saya tidak akan pergi kemanapun. Hanya dirumah saja untuk mencicipi Emping Geprek buatan ibu saya. Emping Geprek adalah emping yang dibuat kecil-kecil, hanya digeprek atau pipihkan saja. Sebenarnya emping ini sama dengan emping biasa yang terbuat dari 100% melinjo asli, tapi hanya ukurannya saja yang lebih kecil. Jika emping biasa terdiri dari 5 sampai 6 melinjo, sedangkan emping geprek hanya terdiri dari 1 melinjo saja untuk setiap empingnya. Emping geprek paling enak kalu digoreng, kemudian dibestak pedas. Makanan ini paling enak dihidangkan bersama teh atau kopi hangat untuk menemani istirahat atau waktu santai anda. Karena terbuat dari 100% melinjo asli, maka rasa emping geprek ini walaupun sudah dibestak, anda masih bisa merasakan rasa khas melinjo yang sedikit pahit, tapi nikmat. Emping geprek yang telah matang ini, dapat dijual hingga harga Rp. 30.000,- hingga Rp. 36.000,- per kilogramnya. Makanan ini bisa bertahan selama 3 hari, asalkan disimpan dalam tempat yang tepat, yaitu tempat yang kering dan sejuk. Jadi, anda masih bisa menikmati makanan ini, asalkan anda bisa menyimpannya dalam tempat yang tepat. Selain itu, makanan ini juga tidak cepat membuat anda bosan. Bagaimana, apakah anda ingin mencicipi Emping geprek untuk dihidangkan bersama kopi atau teh hangat untuk menemani waktu santai anda?

Incoming search terms for the article:

emping geprek,cara membuat emping melinjo geprek,emping mlinjo geprek